Home / SEJARAH

SEJARAH

 

1

MADRASAH ALIYAH UNGGULAN K.H. ABD. WAHAB HASBULLOH BAHRUL ULUM

DARI WAKTU KE WAKTU

Latar Belakang Berdirinya

Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UUSPN) tahun 1989 Bab V Pasal 15 Butir ke-2 dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 29 tahun 1990 Bab III Pasal 4 Butir ke-2 melahirkan Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor: 084/U/1992. Pada Bab I pasal I Butir ke-6 SK tersebut menyatakan bahwa Madrasah Aliyah (MA) adalah Sekolah Menengah Umum (SMU) yang berciri khas Islam. Sebagai konsekuensinya, kurikulum MA harus disesuaikan dengan kurikulum SMU, yakni hanya memberi peluang pendidikan agama sebanyak 11 sampai 16 %. Tidak hanya itu saja, program pilihan ilmu-ilmu agama yang sebelumnya menjadi andalan MA harus pula dihilangkan secara bertahap terhitung mulai tahun pelajaran 1994. Dengan kata lain, Madrasah Aliyah hanya boleh membuka jurusan IPA, IPS, dan Bahasa.

Menyikapi kenyataan tersebut, berdasar pada Undang-Undang yang sama serta Peraturan Pemerintah Nomor 29 tahun 1990 Bab III pasal 4 Butir ke-3 Menteri Agama RI mengeluarkan SK Nomor 371 dan 374 tahun 1993 tentang Madrasah Aliyah Keagamaan dan Kurikulumnya. SK ini tentu saja dimaksudkan agar pendidikan keagamaan di negeri ini tetap terjaga atau bahkan saat itu muncul istilah, “dengan terbitnya SK Menteri Agama RI Nomor 371, maka pendidikan agama akan dijadikan primadonanya Depag.”

Terbitnya SK Menag 371 disambut dengan suka cita oleh kalangan pesantren. Sebagian besar pesantren, terutama di Jawa Timur, hampir seluruhnya membuka Madrasah Aliyah Keagamaan (MAK), termasuk Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang. Sabtu, 30 Juli 1994 beberapa pimpinan dan guru mengadakan rapat untuk merancang pendirian MAK. Hadir dalam Rapat tersebut Nyai Hj. Mahfudhoh Aly Ubaid (Pengurus Yayasan), K.H. Imam Asy’ari Muchsin dan Nyai Hj. Mundjidah Wahab (Majelis Pengasuh), Drs. H. Moh. Syamsul Huda As, S.H (Kepala MAN), dan sembilan orang guru. Rapat ini memutuskan untuk mendirikan Madrasah Aliyah Keagamaan (MAK) sebagaimana ditawarkan oleh Menteri Agama. Pendirian MAK dimaksudkan agar keberadaan pesantren Bahrul Ulum sebagai salah satu benteng pertahanan dan pusat pengembangan nilai-nilai ke-Islaman melalui lembaga “formal” dapat dipertahankan.

Susunan kepemimpinan MAK Bahrul Ulum ketika berdirinya terdiri atas Pembina, koordinator, dan kepala Tata Usaha. Pembina dijabat oleh Bapak Drs. H. Moh. Syamsul Huda As, S.H., Koordinator Nyai Hj. Mundjidah Wahab, dan Kepala Tata Usaha Faizun Amir. Belum genap satu tahun kepemimpinan tersebut berubah seiring dengan mutasi Bapak Drs. H. Moh. Syamsul Huda As, S.H., menjadi kepala MAN Denanyar. Selanjutnya kepemimpinan MAK Bahrul Ulum terdiri atas Pembina (Drs. H. Moh. Syamsul Huda As, S.H.), Kepala Madrasah (Nyai Hj. Mundjidah Wahab), Kepala Tata Usaha (Faizun Amir), dan Pimpinan Asrama (H. Ach. Silahuddin Asy’ari).

Nyai Hj. Mundjidah Wahab menjabat kepala MAK hingga tahun 2006. Pada tahun 2006 Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang menentukan kebijakan tidak membolehkan rangkap jabatan majelis pengasuh dan kepala sekolah/madrasah. Buah dari kebijakan tersebut, Jumat, 8 September 2006 dilakukan rapat pimpinan, guru, karyawan, dan komite MAK untuk menentukan kepemimpinan. Rapat memutuskan, Bapak Faizun, S.Ag., M.Pd., yang sejak 2003 menjabat sebagai waka kurikulum merangkap kepala tata usaha diangkat menjadi kepala madrasah.

MAK menjadi MAWH

Kebijakan pemerintah menyangkut regulasi dunia pendidikan berjalan dinamis. Jika UUSPN tahun 1989 menempatkan MAK sebagai primadona, maka Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU SISDIKNAS) 2003 malah sebaliknya. UU sisdiknas 2003 bahkan tidak memberi ruang bagi keberadaan MAK, yang jika dipanjangkan menjadi Madrasah Aliyah Keagamaan. Memang dalam UU tersebut istilah MAK masih ada, namun kepanjangannya adalah Madrasah Aliyah Kejuruan, persis SMK. Dengan demikian, tak ada cara lain bagi pengelola MAK, kecuali meleburkannya menjadi salah satu jurusan Madrasah Aliyah. Sedangkan syarat untuk itu adalah mendirikan MA terlebih dahulu.

Atas izin Alloh yang dibarengi dengan kekompakan seluruh stakeholders, tanggal 1 Juli 2010 Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur mengeluarkan izin operasional Madrasah Aliyah Wahab Hasbulloh. Hal ini sekaligus menandai perubahan nama madrasah, dari MAK menjadi MAWH. Selanjutnya, pada akreditasi pertamanya, tahun 2012, MAWH mendapat peringkat B dengan raihan nilai 85.

Dan pada tanggal 25 April 2016 nama madrasah berubah menjadi Madrasah Unggulan, dengan sebutan lengkap Madrasah Aliyah Unggulan K.H. Abd. Wahab Hasbulloh Bahrul Ulum Tambakberas Jombang. Hingga kini MAUWH Bahrul Ulum merupakan satu – satunya lembaga pendidikan formal di Bahrul Ululm yang tetap konsisten pada program keagamaan. Dengan komposisi pimpinan sebagaimana pada salinan SK berikut :

 

KEPUTUSAN PEMBINA MA UNGGULAN K.H. ABDUL WAHAB HASBULLOH BAHRUL ULUM TAMBAKBERAS JOMBANG

Nomor : 01/P/2017

No

Nama

Jabatan

1

Faizun, S.Ag., M.Pd. Kepala Madrasah

2

Miftakhul Arif, M.HI. Wakil Kepala Urusan Kurikulum

3

Ach. Muzakki, S.PdI. Staf Waka Kurikulum Bidang Keagamaan

4

Binti Muslikah, S.PdI. Staf Waka Kurikulum Bidang Kebahasaan

5

Siti Alfiyah, S.Pd. Staf Waka Kurikulum Bidang Kebahasaan

6

Zuhriyah Rahmawati, S.Pd. Staf Waka Kurikulum Bidang Perencanaan dan Evaluasi

7

Drs. H. Abd. Haris Wakil Kepala Urusan Kesiswaan

8

Awin Tammah, S.Psi. Koordinator BP/BK

9

Iflahatul Masithoh, S.Pd. Staf BP/BK

10

Teto Sumarsono, S.PdI. Staf BP/BK

11

Tito Kadar Isman, M.M.Pd. Staf BP/BK

12

Nur Syaifuddin, S.Pd. Staf BP/BK

13

Imam Muttaqin, S.Pd. Pembina OSIS

14

Yuni Zakiyatul Milla, S.Pd. Pembina OSIS

15

Sahri, S.Pd. Wakil Kepala Urusan Hubungan Masyarakat

16

Syafiatun Madaniyah, S.Kom. Staf Waka Humasy

17

Lailatun Ni’mah, S.H. Wakil Kepala Urusan Sarana-Prasarana

18

Agus Eko Suprayitno Staf Waka Sarpras Bidang Pemeliharaan dan Pengamanan

19

Moch. Hasan, S.E. Kepala Tata Usaha

20

Indra Eko HP, M.PdI. Operator

21

Hayyinatul Wafda, S.HI. Staf  Tata Usaha

22

Imro’atus Sholihah Staf  Tata Usaha

23

Siti Khumshonatin, M.PdI. Bendahara Umum

24

Aktalia Avida, S.Pd. Bendahara BOS

25

Sariyanti, S.Pd. Kepala Perpustakaan

26

Abd. Mukhid, S.Pd. Koordinator Unit Pengendali Mutu (UPM)

27

Mustaufikin, M.HI. Staf Unit Pengendali Mutu (UPM)

28

Madjudan Petugas Kebersihan

29

Bajuri Petugas Kebersihan

30

Yono Adiputra Petugas Kebersihan

31

Nur Kholis Petugas Kebersihan

32

Andi Mukharosin Penjaga

33

Fatih Penjaga

Ditetapkan di       : Jombang
Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan sampai dengan tanggal 25 Juli 2017 dan akan ditinjau kembali apabila terdapat kekeliruan.

Pada Tanggal      : 25 Juli 2017 M

1 Dzulqo’dah   1438 H

 

Pembina,

ttd

Hj. Mundjidah Wahab